Kamis, 01 Maret 2018

MEMBANGUN SOLIDITAS GERAKAN



MEMBANGUN SOLIDITAS GERAKAN
Oleh : Dimasmul Prajekan*

Organisasi itu ibarat sebuah sepeda motor yang terdiri dari beberapa komponen yang tak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Ada rangka, ada mesin, ada bahar bakar, ada ban, dan angin. Semua itu tak mengkin saling meniadakan yang lainnya, atau yang satu tak mungkin menggantikan yang lainnya. Maka ketika kunci kontak menunjukkan posisi 'on', dan ketika tombol starter ditekan, mesin akan langsung hidup. Ketika porsneleng sudah posisi gigi 1, ketika gas ditarik, sepeda motor akan langsung melaju. Itulah sistem. Sistem merupakan satu mata rantai yang saling membutuhkan. Itulah soliditas. Mesin yang normal, akan berfungsi sebagai fungsinya masing masing. Coba bayangkan, ketika anda sedang menekan tombol starter dan mesin tak hidup hidup. Berarti ada persoalan krusial pada mesin. Demikian pula pada sebuah organisasi. Organisasi yang terdiri dari organ organ yang baik. Jika sistem menghendaki organisasi dalam posisi 'on' maka tak ada satupun organ yang terhenti gerakannya. Dalam istilah orang pergerakan, seluruh komponen organisasi mulai pengurus sampai ke level anggota harus memiliki militansi yang baik. Karena anggota yang militanlah yang akan sanggup menghidupkan raga organisasi. Jika sistem menghendaki dan dibutuhkan, tentu secara spontan, kita akan menyediakan ruang dalam waktu waktu kita untuk menghibahkan waktu untuk kebutuhan organisasi. Itulah soliditas. PGRI itu harus solid. Setiap anggotanya tak boleh terhepnotis hanya untuk kepentingan pribadi. PGRI memang harus berdiri diatas kepentingan guru. Bukan tidak mungkin kita memiliki Bupati, Gubernur, Presiden, dan beberapa jabatan strategis berasal dari guru. Semua itu bukan pepesan kosong, jika semua solid. Oleh sebab itu Pak Sulistyo(almarhum), mengatakan"guru harus memiliki kekuatan politik". Dengan memiliki kekuatan politik, para guru memiliki nilai tawar yang tinggi. Kalau tidak siap siaplah dimangsa oleh orang lain karena kepentingan politis pula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pilkada Berkah Demokrasi Bermakna Dimasmul Prajekan" Setiap datang hajat lima tahunan, selalu saja bersua dengan warna warta dan ragam ...