Kamis, 01 Maret 2018

MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF



MEMBANGUN KOMUNIKASI YANG EFEKTIF
oleh.Dimasmul Prajekan*

Adalah Pengurus Cabang PGRI Botolinggo yang menyelenggarakan Konferensi Cabangnya dilaksanakan di lokasi PTPN XII Pancur Angkrek Bondowoso. Jarak dari kota kecamatan ke lokasi acara sejauh 25 km. Sepanjang jalan makadam. Batu batu jalan yang dijadikan landasan sudah banyak yang rusak karena tergerus air hujan. Sepanjang jalan tumbuhan hutan seperti mahoni dan sengon menambah seram suasana. Sampai di lokasi acara, PTPN XII, baru terasa indahnya suasana. Bunga bunga dan taman yang ditata rapi seakan mengubur rasa lelah selama perjalanan. Pengurus Kabupaten yang berangkat sehari sebelumnya bersama panitia ingin menikmati ekstrimnya cuaca dingin di pucuk gunung.Luar biasa. Penginapan yang sudah disiapkan untuk para tamu, seakan menyudahi rasa lelah berubah gairah. Tak menyangka kalau itu di pucuk gunung, perkebunan kopi. Perkebunan yang terkenal dengan produk kopi luwaknya. Heee... promosi gratis nih. Kedatangan pengurus kabupaten disambut hangat oleh jajaran PTPN XII. Ketika suguhan segelas kopi luwak hangat ada di atas meja, semakin hangatlah suasana. Lepas dari potret PTPN XII, saya ingin menyoroti kinerja panitia yang dimotori Panji Amboro. Sebab lancarnya penyelenggaraan konferensi cabang itu tak lepas dari sepak terjangnya selama ini. Panji Amboro adalah sekretaris Cabang yang bertugas di SDN Pancur 1 yang tak jauh dari lokasi PTPN XII. Bayangkan seorang sekretaris cabang, harus mengurus organisasi turun naik sejauh 25 km. Luar biasa. Yang perlu diapresiasi adalah kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan Manajer PTPN XII selama selama ini. Dengan kemampuan komunikasi itulah Sang Manajer membuka diri untuk ditempati Konferensi Cabang PGRI Botolinggo. Aula dilaksanakannya Koncab dan penginapan diberikan secara gratis untuk lancarnya acara. Saya sekadar mengambil contoh diatas agar menjadi teladan dalam keorganisasian kita. Contoh diatas sangat sederhana memang. Tapi realitanya tak semua orang mampu membangun komunikasi yang baik dengan orang lain. Betapa dengan komunikasi yang baik, silaturrahmi yang hangat akan mampu menaklukkan 'hati' orang lain untuk menjadi bagian dari kebutuhan kita. Dengan komunikasi yang efektif, dengan jalinan persahabatan yang menyentuh, dengan persaudaraan yang tak pura- pura akan mengundang orang lain dekat dengan kita. Dengan komunikasi yang baik,sikap yang santun akan mengubah yang mahal menjadi murah, yang tak mungkin menjadi mungkin. Coba bayangkan jika para kader dan pengurus PC PGRI Botolinggo tak pernah berkomunikasi dengan Bapak Manajer, tentu tertutup semua peluang untuk menggunakan semua fasilitas PTPN XII. Kalaupun bisa, pasti jual mahal. Lain halnya ketika persahabatan sudah dirajut, persepsi sudah disamakan, semua yang mahal akan disulap dan diobral murah. Itulah keajaiban komunikasi. Oleh sebab itu, semua kader dan pengurus sudah waktunya tak boleh mengurung diri dari pergaulan. Kita harus terus memperluas radius pergaulan kita dengan semua stata dan elemen sosial lainnya.Bahkan jika harus mengetuk pintu istana, harus kita lakukan. Heeee... kalau yang satu ini tentu sudah kita lakukan. Saya yakin, dengan komunikasi baik, akan mengubah segalanya. Yang menolak akan berubah jadi setuju, yang cemberut akan berubah jadi sumringah.Yang kehilangan kepercayaan semangat,akan kembali bergairah. Semoga.!








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pilkada Berkah Demokrasi Bermakna Dimasmul Prajekan" Setiap datang hajat lima tahunan, selalu saja bersua dengan warna warta dan ragam ...