Kamis, 01 Maret 2018

REAKTUALISASI GERAKAN PGRI



REAKTUALISASI GERAKAN PGRI
by. dimasmul prajekan

 PGRI adalah anak emas pada zamannya. Ia telah menemukan puncaknya manakala gagasan gagasan cantiknya telah terealisasi dalam wujud sebenarnya. Ketika gagasan masih mengendap menjadi impian, cita cita masih berada di kolong langit dan belum membumi, itulah mimpi. PGRI alhamsulillah,telah mampu melewati ragam rintangan, segerobak tantangan, dan ternyata akhirnya mampu mengaplikasikan segenap mimpi menjadi kenyataan. Para aktifis,.yang sudah pernah melewati fase fase awal beridirinya PGRI(generasi x) tentu akan mengalami kegamangan teknologi,mengingat masa masa itu perangkat teknologi begitu sederhana. Lain dengan generasi gadget , generasi z,yang sudah dimanjakan dengan aroma teknologi yang relatif canggih. Pengaruh dari era tersebut menjadikan setiap orang belajar cepat dan melakukan pembelajaran cepat.Pola pola baru akan segera mengubur gaya gaya lama karena dianggap tidak efektif lagi.Woh mengerikan. Ya lihat saja dilapangan,betapa guru guru yang tak memiliki kemampuan dalam bidang IT, terlihat ogah ogahan kalau diperintah untuk mengikuti sejumlah pelatihan. Mereka merasakan ketakutan pada hadirnya perangkat teknologi, IT phobia. Disinilah sejatinya kita perlu ada semangat baru untuk belajar dan beradaptasi dengan 'tool' baru. Jika tidak hal itu akan mempercepat kematian kreatifitas dan inovasi diri. Oleh sebab itu jika sebuah pemikiran demikian up to date pada dasa warsa yg lalu, bisa jadi saat ini segala pemikiran briliant itu menjadi out of date,dan menjadi spam. Demikian juga dengan organisasi kita,PGRI harus kita segarkan. Ibarat guru mengajar, variasi pendekatan,strategi, teknik, harus dimiliki sang guru, jika ia terperangkap pada satu pendekatan saja, ia akan ditertawakan sang Pengawas yang sedang melakukan pendampingan dikelasnya. PGRIharus tetap segar, cantik dan tampil menarik. Ibarat sebuah rumah, mungkin ada perlunya masukan dari penghuni.rumah itu sendiri(otokritik). Jika harus mengakomudir arsitektur minimalis dilengkapi dengan CCTV, WIFI, dan remote control seputar rumah, karena tuntutan waktu menghendakinya demikian. Jika tidak,sebuah rumah akan kehilangan nilai dan ruh sebagai tempat berlindung dari segala ancaman. Kita menyadari bahwa banjir perubahan sudah ada didepan mata. Tantangan ,apalagi. Tidak bisa tidak PGRI harus mengatualkan dalam gelombang dan benturan zaman. (email.dimasmulprajekan@gmail.com)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pilkada Berkah Demokrasi Bermakna Dimasmul Prajekan" Setiap datang hajat lima tahunan, selalu saja bersua dengan warna warta dan ragam ...